Banjir Pamulang 2026: Ratusan Rumah Terendam Air 1 Meter

Banjir Pamulang 2026: Ratusan Rumah Terendam Air 1 Meter

Banjir Pamulang 2026: Ratusan Rumah Terendam Air 1 Meter

Cikadu.idBanjir pamulang melanda sejumlah kawasan perumahan di Kota Tangerang Selatan pada Sabtu (4/4/2026). Hujan dengan intensitas tinggi sepanjang hari menyebabkan genangan masif yang merendam ratusan rumah warga hingga ketinggian mencapai satu meter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan mencatat sedikitnya 10 titik wilayah mengalami banjir akibat curah hujan ekstrem ini. Sebagian besar genangan terpusat di kawasan Kecamatan Pamulang yang memang terkenal sebagai zona rawan banjir.

Komandan Peleton Satgas BPBD Kota Tangerang Selatan, Dian Wiryawan, mengonfirmasi data tersebut kepada wartawan. “Catatan kami ada 10 titik lokasi yang mengalami dampak banjir,” ujar pria yang akrab disapa Bacong ini.

Banjir Pamulang Terparah di Bukit Pamulang Indah

Dari 10 titik banjir yang teridentifikasi, tujuh titik berada di wilayah Kecamatan Pamulang. Genangan paling parah terjadi di Perumahan Bukit Pamulang Indah RW 04, Kelurahan Pamulang Timur.

Di lokasi ini, ketinggian air mencapai 30 hingga 100 sentimeter. Bahkan, beberapa rumah mengalami genangan hingga satu meter yang membuat aktivitas warga lumpuh total.

Tidak tanggung-tanggung, banjir di Bukit Pamulang Indah berdampak pada sekitar 300 rumah warga. Angka ini menjadikan kawasan tersebut sebagai area dengan jumlah korban terbanyak dalam peristiwa banjir kali ini.

Selain itu, kawasan Ketapang Blok N Pamulang Permai RT 006 RW 05, Pamulang Barat, juga mengalami nasib serupa. Tinggi muka air di area ini berkisar antara 50 hingga 100 sentimeter, merendam puluhan rumah warga.

Baca Juga:  Harga Pertamax Naik Rp17 Ribu? Pertamina Buka Suara 2026

Jalan Akasia dan Lembah Pinus Ikut Terendam

Sementara itu, di Jalan Akasia 1 Blok AC, Pamulang Barat, ketinggian air mencapai sekitar 90 sentimeter. Genangan ini berdampak langsung pada 25 warga yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Di Jalan Akasia ada 25 warga yang terkena dampak,” ungkap Dian menjelaskan situasi di lapangan. Meski jumlahnya tidak sebanyak di Bukit Pamulang Indah, ketinggian air yang mencapai hampir satu meter tetap membuat warga khawatir.

Genangan juga terjadi di Perumahan Lembah Pinus, Pamulang Barat. Tinggi muka air di kawasan ini berkisar antara 30 hingga 60 sentimeter dan memengaruhi sekitar 130 kepala keluarga.

Dengan ratusan kepala keluarga yang terdampak, peristiwa banjir pamulang 2026 ini menjadi salah satu bencana alam paling signifikan yang melanda Tangerang Selatan dalam beberapa waktu terakhir.

Enam Titik Banjir Lainnya di Tangerang Selatan

Selain tujuh titik di Pamulang, BPBD juga mencatat enam titik banjir lainnya yang tersebar di sejumlah kawasan perumahan di Tangerang Selatan. Ketinggian air di titik-titik ini berkisar antara 25 hingga 40 sentimeter.

Meski tinggi genangan tidak separah di Pamulang, kondisi ini tetap mengganggu aktivitas warga. Akses jalan menjadi terputus dan sebagian warga harus merelakan kendaraan mereka terendam air.

Namun, banjir bukan satu-satunya ancaman yang melanda Tangerang Selatan pada hari itu. BPBD juga menerima sembilan laporan kejadian tanah longsor di beberapa lokasi akibat curah hujan tinggi.

Tanah Longsor Melanda Setu dan Serpong

Salah satu longsor terjadi di Jalan Sengkol RT 006 RW 02, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu. Longsoran ini mengganggu akses jalan warga dan membuat beberapa kendaraan tidak bisa melintas.

Baca Juga:  Kongres PIKI 2026: Konsolidasi Nasional dan Pembaruan AD/ART

“Longsor juga terjadi di Perum BSR RT 003 RW 08, Kelurahan Buaran, Serpong, yang berdampak pada bagian pinggir tiga rumah warga,” jelas Dian menambahkan informasi tentang kejadian longsor.

Ternyata, kombinasi banjir dan tanah longsor membuat situasi semakin kompleks bagi tim penanggulangan bencana. Mereka harus membagi fokus untuk menangani dua jenis bencana sekaligus dalam waktu bersamaan.

Kondisi tanah yang jenuh air setelah diguyur hujan deras sepanjang hari membuat beberapa titik di lereng dan tebing menjadi tidak stabil. Akibatnya, material tanah dan bebatuan longsor menimpa area pemukiman warga.

BPBD Siagakan Perahu Karet dan Bantuan Pangan

Menghadapi situasi darurat ini, BPBD Kota Tangerang Selatan bersama instansi terkait terus memantau sejumlah titik rawan banjir hingga Sabtu malam. Mereka bersiap mengantisipasi kemungkinan terburuk jika kondisi genangan semakin meningkat.

Perahu karet sudah tim BPBD siagakan di beberapa titik untuk membantu proses evakuasi warga apabila ketinggian air terus bertambah. Langkah ini penting mengingat beberapa area sudah mengalami genangan hingga satu meter.

Selain itu, bantuan bahan pangan juga mulai pihak berwenang distribusikan kepada warga yang mengalami dampak banjir dan longsor. Bantuan ini sangat penting karena sebagian warga kesulitan mengakses kebutuhan sehari-hari akibat genangan.

Oleh karena itu, koordinasi antara BPBD, pemerintah daerah, dan relawan menjadi kunci dalam menangani bencana ini. Tim gabungan bekerja keras memastikan tidak ada korban jiwa dan semua warga mendapat bantuan yang mereka butuhkan.

Antisipasi dan Harapan Pasca Banjir

Peristiwa banjir pamulang 2026 ini menjadi pengingat bahwa Tangerang Selatan, khususnya Kecamatan Pamulang, masih sangat rentan terhadap bencana banjir saat musim hujan. Pemerintah daerah perlu mempercepat program normalisasi sungai dan pembangunan infrastruktur drainase.

Baca Juga:  Dukun Pengganda Uang Palsu Ditangkap Polda Metro Jaya

Dengan ratusan rumah yang terendam dan ribuan warga terdampak, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Meski demikian, yang terpenting adalah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem tata air di kawasan Pamulang. Solusi jangka panjang sangat masyarakat butuhkan agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang, terutama mengingat intensitas hujan yang semakin tidak terprediksi akibat perubahan iklim global.

Wandi Setiawan

Penulis di Cikadu.id