One Way Mudik 2026: Jadwal, Ruas Tol, dan Info Lengkap

One way mudik 2026 resmi diberlakukan pemerintah untuk mengurai kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Kebijakan sistem satu arah ini berlaku di ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga Tol Semarang-Solo mulai 17 Maret 2026, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditetapkan Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Dengan prediksi 143–146 juta orang akan bergerak selama periode Lebaran 2026, rekayasa lalu lintas menjadi kebutuhan mutlak. Selain itu, kebijakan ini juga mencakup contraflow dan sistem ganjil genap yang saling mendukung agar arus kendaraan tetap lancar dan aman.

Jadwal One Way Mudik 2026 Arus Mudik dan Arus Balik

Pemerintah membagi penerapan one way mudik 2026 menjadi dua periode utama, yaitu arus mudik dan arus balik. Masing-masing memiliki jadwal serta arah lalu lintas yang berbeda.

Berikut jadwal lengkapnya berdasarkan SKB yang telah ditetapkan:

PeriodeRuas TolJadwal Berlaku
Arus MudikKM 70 Tol Jakarta-Cikampek → KM 421 Tol Semarang-Solo17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Arus BalikKM 421 Tol Semarang-Solo → KM 70 Tol Jakarta-Cikampek23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

Jadi, one way arus mudik berlangsung selama kurang lebih 4 hari, sedangkan arus balik diterapkan lebih lama, yaitu sekitar 7 hari. Durasi arus balik yang lebih panjang mempertimbangkan pola pergerakan pemudik yang cenderung lebih tersebar saat kembali ke kota tujuan.

Ruas Tol yang Berlaku Sistem Satu Arah

Sistem one way mudik 2026 membentang sepanjang ratusan kilometer di jalur utama Pantai Utara (Pantura) Jawa. Berikut rincian ruas tol yang tercakup dalam kebijakan ini:

  • Tol Jakarta-Cikampek (mulai KM 70)
  • Tol Cikopo-Palimanan (Cipali)
  • Tol Palimanan-Kanci (Palikanci)
  • Tol Kanci-Pejagan
  • Tol Pejagan-Pemalang
  • Tol Pemalang-Batang
  • Tol Batang-Semarang
  • Tol Semarang-Solo (hingga KM 421)
Baca Juga:  Jalur Mudik 2026: Perubahan Besar yang Wajib Diketahui Pemudik

Selama penerapan one way arus mudik, seluruh gerbang tol yang mengarah ke Jakarta akan ditutup. Sebaliknya, saat arus balik, penutupan dilakukan pada gerbang tol yang mengarah ke Semarang.

Namun, terdapat pengecualian khusus di Tol Cipali. Kendaraan dari Tol Cisumdawu yang hendak menuju arah Jakarta saat mudik atau menuju Semarang saat arus balik tetap dapat keluar di Gerbang Tol Cimalaka dan Cisumdawu Jaya.

Proses Persiapan dan Normalisasi Lalu Lintas

Sebelum one way diberlakukan, pihak berwenang melakukan serangkaian persiapan di lapangan. Proses ini penting agar sistem satu arah berjalan aman dan terkoordinasi.

Berikut tahapan persiapan dan normalisasi yang dijadwalkan:

KegiatanArus MudikArus Balik
Penutupan akses masuk, pembersihan jalur & rest area17 Maret 2026, pukul 10.00–12.00 WIB (KM 421 → KM 70)23 Maret 2026, pukul 10.00–12.00 WIB (KM 70 → KM 421)
Normalisasi lalu lintas & pembukaan jalan masuk21 Maret 2026, pukul 00.00–02.00 WIB (KM 421 → KM 70)30 Maret 2026, pukul 00.00–02.00 WIB (KM 70 → KM 421)

Proses normalisasi dilakukan secara bertahap pada dini hari untuk meminimalkan gangguan terhadap arus kendaraan yang masih melintas. Faktanya, tahapan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan penerapan one way setiap tahunnya.

Kebijakan Contraflow Mudik Lebaran 2026

Selain one way, pemerintah juga menerapkan sistem contraflow sebagai pelengkap rekayasa lalu lintas. Contraflow bekerja dengan mengalihkan sebagian lajur berlawanan untuk menambah kapasitas jalan ke arah tujuan pemudik.

Contraflow Arus Mudik

Contraflow arus mudik diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek KM 47 hingga KM 70 dengan jadwal berikut:

  • 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
  • 21 Maret 2026 pukul 12.00–20.00 WIB
  • 22 Maret 2026 pukul 09.00–18.00 WIB
Baca Juga:  Mudik Bawa Bayi 2026: Tips Aman agar Perjalanan Tetap Tenang

Contraflow Arus Balik

Pada periode arus balik, contraflow berlaku di dua ruas tol:

  • Tol Jakarta-Cikampek: 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
  • Tol Jagorawi KM 21 – KM 8: 24 Maret 2026 dan 29 Maret 2026, masing-masing pukul 14.00–19.00 WIB

Penambahan contraflow di Tol Jagorawi saat arus balik menjadi perhatian penting bagi pemudik yang berdomisili di kawasan Bogor dan sekitarnya.

Sistem Ganjil Genap Selama Mudik 2026

Kebijakan ganjil genap turut diberlakukan untuk mengendalikan volume kendaraan di dua ruas tol strategis. Aturan ini membatasi akses kendaraan berdasarkan nomor pelat ganjil atau genap pada tanggal tertentu.

Berikut ruas dan jadwal penerapan ganjil genap:

Ruas TolArus MudikArus Balik
Tol Karawang Barat KM 47 – Kalikangkung KM 41417 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Tol Tangerang-Merak KM 31 – KM 98 (dua arah)17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

Ternyata, tidak semua kendaraan terkena aturan ganjil genap. Berikut daftar kendaraan yang dikecualikan dari kebijakan ini:

  • Kendaraan Presiden dan Wakil Presiden
  • Kendaraan DPR, MPR, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Yudisial
  • Kendaraan menteri, pimpinan, dan tamu negara asing
  • Kendaraan dinas Kementerian/Lembaga, Polri, dan TNI
  • Kendaraan pemadam kebakaran dan ambulans
  • Angkutan umum berpelat kuning
  • Kendaraan yang mengangkut penyandang disabilitas
  • Kendaraan pengelola jalan tol
  • Kendaraan angkutan barang tertentu yang masuk kategori pengecualian

Tips Menghadapi One Way Mudik Lebaran 2026

Menghadapi penerapan one way mudik 2026 membutuhkan persiapan matang agar perjalanan tetap lancar dan nyaman. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Pantau jadwal one way secara berkala melalui situs resmi Kementerian Perhubungan atau media sosial Korlantas Polri, karena jadwal bersifat tentatif dan bisa berubah menyesuaikan kondisi lapangan.
  2. Berangkat lebih awal sebelum jadwal one way dimulai pada 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB untuk menghindari antrean panjang di titik awal penerapan.
  3. Perhatikan nomor pelat kendaraan agar tidak terkena pembatasan ganjil genap yang berlaku bersamaan dengan one way.
  4. Isi bahan bakar sebelum memasuki ruas one way karena akses keluar-masuk gerbang tol akan dibatasi selama sistem berlaku.
  5. Siapkan makanan dan minuman secukupnya karena akses rest area tertentu bisa berubah selama penerapan sistem satu arah.
  6. Cek kondisi kendaraan secara menyeluruh, mulai dari ban, rem, oli, hingga air radiator sebelum melakukan perjalanan jauh.
Baca Juga:  Penerima PKH 2026 Dihapus Ribuan Nama, Cek Statusmu Sekarang

Bahkan, Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan menegaskan bahwa pihak kepolisian siap melakukan manajemen operasional apabila terdapat perubahan arus lalu lintas secara tiba-tiba sesuai situasi di lapangan.

Prediksi Jumlah Pemudik Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan memprediksi sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama masa mudik Lebaran 2026. Angka ini turun 1,7% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Korlantas Polri memproyeksikan angka yang sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar 146 juta orang. Meskipun terdapat perbedaan angka, kedua lembaga sepakat bahwa pola pergerakan pemudik tahun ini dinilai lebih terdistribusi.

Nah, dengan angka sebesar itu, penerapan one way mudik 2026 beserta contraflow dan ganjil genap menjadi sangat krusial untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di seluruh ruas tol trans-Jawa.

Kesimpulan

Kebijakan one way mudik 2026 berlaku mulai 17 Maret hingga 20 Maret 2026 untuk arus mudik, serta 23 Maret hingga 29 Maret 2026 untuk arus balik. Ruas tol yang tercakup membentang dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang-Solo. Ditambah dengan kebijakan contraflow dan ganjil genap, pemerintah berupaya memaksimalkan kelancaran perjalanan bagi jutaan pemudik.

Pastikan untuk terus memantau informasi terbaru dari Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri menjelang periode mudik Lebaran 2026. Persiapkan kendaraan dan rencanakan perjalanan sedini mungkin agar arus mudik tahun ini berjalan aman, lancar, dan nyaman.

Tim Redaksi

Pengarang