Cikadu.id – Program Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes) Merah Putih terus berkembang pesat di seluruh nusantara pada 2026. Dari Banjarmasin di Kalimantan Selatan hingga Mimika di Papua Tengah, dan Demak di Jawa Tengah, program ini menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sesuai Asta Cita Keenam Presiden Prabowo menuju Indonesia Emas 2045.
Inisiatif nasional ini dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi berbasis kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Dengan melibatkan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, TNI, dan kementerian terkait, Kopdes Merah Putih menunjukkan momentum pertumbuhan yang sangat menggembirakan di berbagai wilayah.
Pembangunan Kopdes Merah Putih di Banjarmasin Menunjukkan Kemajuan Nyata
Di Banjarmasin, Wali Kota H Muhammad Yamin HR bersama Dandim 1007/Banjarmasin Letkol Czi Slamet Riyadi turun langsung memantau perkembangan pembangunan dua Kopdes Merah Putih. Lokasi pertama berada di Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, sedangkan lokasi kedua terletak di Kelurahan Pemurus Luar, Banjarmasin Timur.
Dari hasil pemantauan terbaru 2026, struktur tiang-tiang beton di kedua lokasi tersebut sudah mulai berdiri dengan kokoh. Wali Kota Yamin menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan ekonomi kepada warga dan pelaku usaha setempat.
“Sejalan dengan arahan pusat, Kopdes Merah Putih hadir menjadi motor penggerak pemerataan ekonomi warga dan pelaku usaha. Hari ini kita tinjau progresnya dan semoga dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Yamin pada hari Jumat.
Yamin mendorong agar pengerjaan dapat berjalan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan demi keberlangsungan jangka panjang. Kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan TNI menjadi kunci kesuksesan program pemberdayaan ekonomi ini.
Fungsi Multipurpose Kopdes Merah Putih di Kota Banjarmasin
Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai unit simpan pinjam konvensional. Lebih dari itu, koperasi ini akan menjadi pusat distribusi bahan pokok murah dan wadah pemasaran produk unggulan warga lokal yang potensial.
Pembangunan Kopdes Merah Putih ditargetkan merata pada 52 kelurahan di seluruh wilayah kota Banjarmasin. Strategi ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.
“Koperasi adalah instrumen pemberdayaan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan perekonomian,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Mimika Papua Mempersiapkan Resmian Kopdes Merah Putih Kampung Atuka
Di ujung timur Indonesia, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menyatakan optimisme tinggi terkait pengembangan program nasional ini. Kopdes Merah Putih Kampung Atuka dijadwalkan diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi pada tanggal 9 April 2026.
“Tanggal 9 April ini akan diresmikan, Pak Menteri hadir di sana dan meresmikan koperasi tersebut,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Samuel Yogi di Timika pada hari Jumat.
Kehadiran koperasi di Kampung Atuka diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tidak hanya bagi masyarakat setempat saja. Selain itu, program ini juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah pesisir Mimika secara luas dan lebih berkelanjutan.
Komitmen APBD Mimika dalam Menyukseskan Program Nasional
Pemerintah membangun Kopdes Merah Putih Kampung Atuka menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika. Langkah ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menyukseskan program nasional di tingkat lokal dengan sumber daya yang tersedia.
Kabupaten Mimika sendiri telah membentuk 152 Kopdes Merah Putih yang tersebar di 152 kampung dan 18 distrik secara merata. Seluruh koperasi yang terbentuk tersebut sudah memiliki badan hukum berupa akta notaris beserta kepengurusan yang jelas dan terstruktur.
Saat ini, 152 koperasi tersebut tinggal menunggu kucuran anggaran dari pemerintah pusat untuk pengelolaannya agar bisa beroperasi secara optimal. Tidak hanya itu, Kementerian Koperasi juga akan membangun tujuh unit Kopdes Merah Putih tambahan di Kota Timika pada tahun 2026 ini.
Demak Jawa Tengah Mencapai Milestone Pembangunan Gedung Koperasi
Di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kemajuan Kopdes Merah Putih juga terlihat sangat nyata dan terukur. Sebanyak 33 desa telah menyelesaikan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya.
Saat ini, 33 desa tersebut tinggal menunggu pengisian sarana dan prasarana pendukung operasional dari PT Agrinas. Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arm Donny Romansah menjelaskan bahwa tahap berikutnya akan menunggu serah terima fisik bangunan kepada pemerintah desa terkait setelah PT Agrinas menyelesaikan dropping peralatan.
“Setelah dropping peralatan dan sarana maupun prasarana dari PT Agrinas, tahap berikutnya menunggu serah terima fisik bangunan kepada pemerintah desa terkait,” kata Komandan Kodim tersebut di Demak pada hari Ahad.
Momentum Ekspansi Kopdes Merah Putih 2026 untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Perkembangan Kopdes Merah Putih di tiga wilayah berbeda—Banjarmasin, Mimika, dan Demak—menunjukkan bahwa program nasional ini mendapat respons positif dari berbagai tingkatan pemerintahan. Dengan dukungan TNI, kementerian, dan pemerintah daerah, akselerasi program pemberdayaan ekonomi kerakyatan menjadi semakin nyata.
Momentum ekspansi ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pemerataan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Setiap Kopdes Merah Putih yang dibangun membuka peluang baru bagi ribuan masyarakat untuk mengakses pembiayaan usaha, mendistribusikan produk lokal, dan memperkuat ketahanan ekonomi komunitas mereka masing-masing di 2026.




