Cikadu.id – Penumpang kereta api masih ramai menggunakan layanan perjalanan KAI menjelang berakhirnya periode arus balik Lebaran 2026. Manajer Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun Tohari mencatat mobilitas warga yang menggunakan kereta api masih cukup tinggi di penghujung masa cuti Lebaran tahun ini.
Tingginya mobilitas warga ini didorong oleh dua faktor utama: masyarakat mulai kembali ke kota asal mereka untuk memulai aktivitas kerja, dan libur sekolah segera berakhir. Kombinasi kedua faktor tersebut membuat stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 Madiun terus memantau padatnya arus penumpang hingga akhir periode angkutan Lebaran 2026.
Data Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang
Berdasarkan pencatatan terbaru KAI, volume penumpang menunjukkan tren yang konsisten tinggi. Pada Jumat, 27 Maret 2026, stasiun-stasiun di Daop 7 Madiun mencatat total keberangkatan mencapai 14.937 penumpang, sementara total kedatangan sebanyak 10.776 penumpang.
Kemudian pada Sabtu, 28 Maret 2026, jumlah keberangkatan mencapai 13.272 penumpang dan kedatangan sebanyak 8.273 penumpang. Tohari menjelaskan bahwa data keberangkatan dan kedatangan pada Sabtu saat itu masih bersifat dinamis karena masih ada kereta api terakhir yang berangkat dan tiba pada pukul 24.00 WIB.
Akumulasi Total Penumpang Sepanjang Periode Angkutan Lebaran
Sejak dimulainya periode Angkutan Lebaran 2026 pada 11-28 Maret, total penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun di Daop Madiun telah mencapai 187.960 orang. Sementara itu, total penumpang yang datang atau turun di stasiun Daop Madiun mencapai 218.609 orang.
Selain itu, perbandingan dengan periode yang sama pada tahun 2025 menunjukkan peningkatan performa layanan yang signifikan. Volum keberangkatan tahun 2026 naik 7 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 175.426 penumpang. Tidak hanya itu, volume kedatangan juga mengalami peningkatan sebesar 5 persen dari tahun lalu yang sebesar 209.061 penumpang.
Program Tarif Khusus untuk Mendukung Mobilitas Warga
Guna mendukung mobilitas masyarakat di sisa periode angkutan Lebaran 2026, KAI menghadirkan dua program tarif khusus yang menarik. Program pertama menawarkan diskon 30 persen untuk tiket kereta api ekonomi komersial dengan periode keberangkatan 14 hingga 29 Maret 2026.
Selain itu, KAI juga meluncurkan program Silaturahmi yang memberikan potongan harga sebesar 20 persen untuk tiket kelas eksekutif. Program ini berlaku bagi masyarakat yang melakukan perjalanan hingga 1 April 2026. Dengan adanya program-program ini, KAI berharap dapat memudahkan perjalanan pulang penumpang sambil memanfaatkan momen Lebaran dengan lebih optimal.
Imbauan untuk Penumpang Kereta Api
Mengingat masih tingginya mobilitas warga dan padatnya lalu lintas di akhir pekan menjelang berakhirnya periode arus balik Lebaran 2026, Tohari mengeluarkan imbauan penting. Pihak KAI menganjurkan seluruh penumpang untuk tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api.
Imbauan ini dimaksudkan untuk menghindari keterlambatan keberangkatan mengingat kondisi lalu lintas masih cukup padat pada akhir pekan. Dengan datang lebih awal, penumpang dapat melakukan proses check-in dengan tenang dan memastikan mereka tidak melewatkan kereta api yang mereka tonton.
Antusiasme Penumpang Menunjukkan Pentingnya Layanan Kereta Api
Tingginya mobilitas warga yang menggunakan kereta api selama periode Lebaran 2026 menunjukkan bahwa layanan KAI tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jauh. Baik untuk tujuan liburan maupun kembali ke aktivitas rutin, kereta api menjadi moda transportasi yang dipercaya oleh jutaan penumpang di Indonesia.
Bahkan, dengan peningkatan 7 persen volume keberangkatan dibandingkan tahun sebelumnya, KAI berhasil membuktikan bahwa mereka terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan. Dukungan program tarif khusus dan komunikasi yang jelas tentang imbauan ketepatan waktu menunjukkan komitmen KAI dalam memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat.
Kesimpulan
Mobilitas warga melalui kereta api KAI masih menunjukkan angka yang tinggi menjelang akhir periode arus balik Lebaran 2026. Data mencatat keberangkatan mencapai 187.960 penumpang dan kedatangan 218.609 penumpang sejak awal periode angkutan Lebaran. Dengan peningkatan performa sebesar 7 persen keberangkatan dan 5 persen kedatangan dibandingkan tahun 2025, KAI berhasil melayani jutaan penumpang dengan program tarif khusus dan komunikasi yang baik kepada masyarakat.




