Pemerintah Belum Batasi Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Bahan Baku 2026

Pemerintah Belum Batasi Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Bahan Baku 2026

Pemerintah Belum Batasi Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Bahan Baku 2026

Cikadu.idPemerintah menegaskan hingga saat ini belum ada rencana untuk membatasi ekspor pupuk di tengah meningkatnya ketidakpastian pasokan bahan baku global akibat konflik di Timur Tengah. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan langkah antisipasi yang diambil adalah melalui diversifikasi sumber impor bahan baku, tanpa perlu melakukan pembatasan ekspor.

Pemerintah Cari Alternatif Sumber Bahan Baku

Budi Santoso menjelaskan pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi dengan mencari alternatif sumber bahan baku dari negara lain, terutama untuk komoditas yang selama ini bergantung pada impor. Selama ini, Indonesia tidak hanya bergantung pada pasokan dari Timur Tengah, tetapi juga dari kawasan lain seperti Eurasia.

Belum Ada Gangguan Signifikan Pasokan Bahan Baku

Hingga saat ini, Budi menambahkan belum ada laporan gangguan signifikan dari pelaku usaha maupun PT Pupuk Indonesia (Persero) terkait pasokan bahan baku pupuk. Mayoritas impor bahan baku pupuk Indonesia memang berasal dari negara-negara di kawasan Eurasia, sehingga risiko gangguan pasokan dinilai masih dapat diantisipasi.

Pemerintah Pantau Perkembangan Global

Budi menyebutkan pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi global, termasuk dinamika harga energi dan logistik, untuk memastikan pasokan bahan baku tetap aman. Di tengah kondisi global, sejumlah negara diketahui mulai membatasi ekspor pupuk untuk menjaga kebutuhan domestik, seiring terganggunya distribusi akibat konflik di Timur Tengah.

Penutupan jalur strategis tersebut memicu lonjakan harga pupuk dunia dan meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan pangan global. Namun di Indonesia, pemerintah memilih menjaga kelancaran perdagangan sambil mencari alternatif sumber pasokan. Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan pupuk tanpa harus menahan ekspor.

Baca Juga:  Converter Kit BBG: Komut PGN Beri Contoh Nyata 2026

Tim Redaksi

Pengarang