Cikadu.id – SIT Permata Mojokerto menggelar halal bihalal sekaligus peringatan milad ke-26 pada Sabtu, 28 Maret 2026. Acara berlangsung di Djimbaran Resto dan menghadirkan sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan.
Peringatan kali ini mengangkat tema “26 Tahun Berkarya: Menguatkan Sinergi, Memperluas Jejak”. Tema tersebut mencerminkan komitmen yayasan dalam membangun kolaborasi berkelanjutan di dunia pendidikan.
Ketua Yayasan Permata Mojokerto, Dani Setiawan, menyampaikan bahwa tema ini menjadi refleksi penting bagi yayasan. “Sekaligus ini jadi sebuah refleksi penting bagi Yayasan Permata dalam merespons tantangan zaman khususnya berkarya di bidang pendidikan,” ujarnya.
Ratusan Peserta Hadiri Acara Milad SIT Permata Mojokerto
Acara halal bihalal dan milad tahun 2026 ini berhasil mengumpulkan sekitar 300 peserta. Mereka terdiri dari seluruh guru dan pegawai SIT Permata, pembina, pengawas, hingga BPH Yayasan Permata.
Selain itu, hadir pula ketua yayasan SIT se-Mojokerto Raya, tokoh masyarakat, guru pionir TKIT Permata, serta mitra holding Yayasan Permata. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan luas terhadap perjalanan SIT Permata selama 26 tahun.
Dani Setiawan menjelaskan bahwa semangat “26 Tahun Berkarya” bukan sekadar slogan seremonial. “Melainkan representasi dari lingkungan berkelanjutan, pengembangan dan sinergitas kolaboratif yang menjadi fondasi utama Yayasan Permata dalam membangun ekosistem pendidikan yang progresif,” jelasnya.
Dengan demikian, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antar stakeholder pendidikan. Yayasan Permata terus berupaya membangun ekosistem pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan zaman.
Beasiswa S2 dan Umrah untuk Guru SIT Permata
Seperti tradisi pada puncak milad sebelumnya, Yayasan Permata kembali menyalurkan berbagai reward dan penghargaan tahunan. Program apresiasi ini menjadi bentuk komitmen yayasan terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.
Ketua pelaksana kegiatan, Nurul Rahmawati, merinci beragam reward yang yayasan berikan tahun ini. “Jadi, penerima reward kali ini berupa beasiswa S2 untuk guru pegawai, beasiswa bagi putra putri guru, serta umrah untuk guru dan pegawai Yayasan Permata,” imbuhnya.
Beasiswa pendidikan S2 menjadi salah satu program unggulan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Yayasan Permata memahami bahwa peningkatan kompetensi guru akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran siswa.
Tidak hanya itu, yayasan juga memberikan beasiswa bagi putra-putri guru sebagai bentuk perhatian terhadap keluarga tenaga pendidik. Program ini mencerminkan nilai kekeluargaan yang yayasan jaga selama puluhan tahun.
Menariknya, reward umrah untuk guru dan pegawai menjadi apresiasi istimewa di tahun ke-26 ini. Program ibadah ini tentu memberikan nilai spiritual dan motivasi tersendiri bagi para penerima.
Selain reward utama tersebut, yayasan juga menyalurkan penghargaan bagi tenaga pendidik berprestasi. Bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa yang membutuhkan turut masuk dalam program tahunan ini.
Peluncuran Dana Abadi Permata untuk Masa Depan
Puncak milad ke-26 tahun 2026 ini juga yayasan tandai dengan peluncuran Dana Abadi Permata. Program ini menjadi terobosan strategis untuk memastikan keberlanjutan pendanaan pendidikan di masa depan.
Nurul Rahmawati menjelaskan bahwa Dana Abadi ini yayasan launching untuk pengembangan pendidikan. “Sehingga, program ini yayasan harapkan mampu menjadi salah satu pilar pendanaan yang berkelanjutan di masa depan,” tandasnya.
Program Dana Abadi bukan hanya tentang memberi bantuan sesaat. Namun, lebih kepada persiapan jangka panjang untuk memastikan operasional dan pengembangan pendidikan tetap berjalan optimal.
Dengan sistem dana abadi, hasil pengelolaan investasi akan yayasan gunakan untuk berbagai program pendidikan. Mulai dari beasiswa, peningkatan sarana prasarana, hingga pengembangan SDM tenaga pendidik.
Oleh karena itu, peluncuran Dana Abadi ini menjadi langkah visioner Yayasan Permata. Langkah ini menunjukkan keseriusan dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.
Tausiyah Pembina dan Penguatan Komitmen
Sebelum peluncuran Dana Abadi, acara juga menghadirkan tausiyah dari pembina yayasan. Materi tausiyah menekankan pentingnya ikhlas dan konsistensi dalam berkarya di bidang pendidikan.
Pembina yayasan mengingatkan seluruh civitas akademika untuk tetap menjaga nilai-nilai Islam dalam setiap proses pendidikan. Pendidikan bukan hanya transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia.
Kemudian, pembina juga mengapresiasi pencapaian Yayasan Permata selama 26 tahun. Perjalanan panjang ini tentu melewati berbagai tantangan dan dinamika yang mengasah ketangguhan organisasi.
Faktanya, komitmen kolektif dari seluruh elemen yayasan menjadi kunci keberhasilan SIT Permata hingga hari ini. Sinergi antara pengurus, guru, pegawai, dan orang tua siswa menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif.
Visi Pendidikan Berkelanjutan dan Regeneratif
Dani Setiawan menegaskan bahwa tema “Menguatkan Sinergi, Memperluas Jejak” menjadi cerminan kolaborasi untuk pencapaian pembangunan regeneratif. Konsep ini mengintegrasikan keberlanjutan dengan inovasi pendidikan.
Pembangunan regeneratif dalam konteks pendidikan berarti menciptakan sistem yang tidak hanya bertahan, tetapi terus berkembang dan beradaptasi. Yayasan Permata berkomitmen untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.
Selain itu, perluasan jejak juga menjadi fokus penting. Yayasan tidak hanya ingin memperkuat internal, tetapi juga memperluas dampak positif ke masyarakat lebih luas.
Melalui berbagai program seperti beasiswa, Dana Abadi, dan pengembangan SDM, Yayasan Permata membuktikan keseriusan dalam mewujudkan visi tersebut. Setiap program yayasan rancang dengan matang untuk memberikan dampak jangka panjang.
Pada akhirnya, pencapaian 26 tahun ini menjadi milestone penting sekaligus titik awal untuk lompatan lebih besar. Yayasan Permata optimis bahwa dengan fondasi kuat yang sudah terbangun, masa depan pendidikan akan lebih gemilang.
Acara halal bihalal dan milad ke-26 SIT Permata Mojokerto tahun 2026 ini berakhir dengan penuh kehangatan dan semangat baru. Seluruh peserta pulang dengan motivasi tinggi untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan Indonesia.
