Cikadu.id – Kabar gembira bagi warga Bintan, Kepulauan Riau. Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan telah mengaktifkan kembali Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Seri Kuala Lobam pada 16 Maret 2026. SPPG ini sebelumnya sempat ditutup, namun kini diaktifkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di wilayah tersebut.
Jadi, SPPG Seri Kuala Lobam yang dihentikan sebelumnya kini telah dioperasikan kembali oleh BGN. Langkah ini diambil untuk menjamin akses warga Bintan terhadap layanan pemenuhan gizi yang memadai.
Meningkatkan Ketahanan Pangan di Bintan
Menariknya, aktivasi SPPG Seri Kuala Lobam ini merupakan bagian dari upaya BGN untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bintan. Faktanya, wilayah ini memiliki potensi besar dalam produksi bahan pangan, namun masih menghadapi tantangan dalam distribusi dan akses ke seluruh wilayah.
Dengan reaktivasi SPPG, BGN berharap dapat meningkatkan cakupan layanan gizi bagi masyarakat Bintan, terutama di daerah-daerah terpencil. Selain itu, fasilitas ini juga akan menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan bagi warga setempat terkait pola hidup sehat dan gizi seimbang.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Tidak hanya itu, BGN juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Bintan serta melibatkan peran serta masyarakat dalam pengoperasian SPPG Seri Kuala Lobam. Bahkan, warga setempat akan dilibatkan dalam pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas ini secara optimal.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, BGN berharap SPPG Seri Kuala Lobam dapat menjadi pusat layanan gizi yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan warga Bintan. Ke depan, model serupa juga direncanakan untuk direplikasi di wilayah-wilayah lain yang membutuhkan.




