Tudor Dipecat Tottenham Setelah 6 Pekan Mengecewakan

Tudor Dipecat Tottenham Setelah 6 Pekan Mengecewakan

Tudor Dipecat Tottenham Setelah 6 Pekan Mengecewakan

Cikadu.idTottenham Hotspur resmi memecat Igor Tudor pada Senin (30/3/2026) setelah pelatih asal Kroasia itu hanya menukangi The Lilywhites selama enam pekan. Manajemen klub London Utara tersebut mengumumkan kesepakatan bersama untuk mengakhiri kerja sama lebih awal dengan Tudor dan seluruh staf pelatih yang dibawanya.

Keputusan ini tercatat sebagai salah satu masa jabatan terpendek bagi seorang manajer di Tottenham Hotspur Stadium. Pemecatan Tudor turut melibatkan dua asistennya, yakni pelatih kiper Tomislav Rogic dan pelatih fisik Riccardo Ragnacci.

Pihak klub menyampaikan apresiasi atas dedikasi Tudor meski singkat, sembari mengakui situasi personal sulit yang tengah pelatih berusia 46 tahun itu hadapi.

Statistik Mengecewakan Tudor di Tottenham

Performa Tottenham Hotspur di bawah komando Igor Tudor jauh dari ekspektasi. Dalam tujuh pertandingan di berbagai kompetisi, Tudor hanya mampu membukukan rata-rata 0,57 poin per laga—angka yang sangat buruk untuk standar klub papan atas Liga Primer Inggris.

Dari tujuh laga tersebut, Spurs hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan menelan lima kekalahan pahit. Catatan minor ini membuat posisi Tottenham semakin terancam di klasemen Liga Primer Inggris 2026.

Bahkan, performa merosot tajam ini membuat ribuan suporter Tottenham memilih meninggalkan stadion lebih awal saat tim mereka kalah dari Crystal Palace beberapa waktu lalu. Tudor sendiri mengaku tidak terkejut dengan reaksi dingin para pendukung The Lilywhites tersebut.

Kemenangan Tunggal yang Tak Cukup Menyelamatkan

Satu-satunya kemenangan Tudor bersama Tottenham terjadi pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2026. Spurs berhasil mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 3-2 di kandang sendiri.

Baca Juga:  Xabi Alonso Liverpool - Siap Boyong Arda Guler Real Madrid

Namun, hasil gemilang tersebut tetap gagal membawa Tottenham melaju ke perempat final. Alhasil, Spurs tersingkir karena kalah agregat dengan skor akhir 5-7 dari tim asal Spanyol itu.

Meski begitu, kemenangan tersebut sempat memberikan harapan tipis kepada para pendukung bahwa Tudor bisa membalikkan keadaan. Ternyata, kekalahan demi kekalahan terus berdatangan di kompetisi domestik.

Situasi Personal Sulit Tudor

Dalam pernyataan resminya, manajemen Tottenham Hotspur menyampaikan empati mendalam terhadap kondisi personal yang tengah Igor Tudor alami. Klub menyebutkan telah kehilangan seseorang yang dekat dengan Tudor baru-baru ini.

“Kami berterima kasih kepada Igor, Tomislav, dan Riccardo untuk kerja keras mereka selama enam pekan terakhir, di mana mereka bekerja tanpa lelah,” tulis pernyataan resmi klub yang dilansir dari laman Tottenham Hotspur.

Pernyataan itu dilanjutkan dengan ucapan duka cita. “Kami juga turut berduka cita atas kehilangan yang baru-baru ini Igor alami dan menyampaikan dukungan kami kepadanya serta keluarganya di masa sulit ini.”

Faktor personal ini mungkin turut memengaruhi performa Tudor dalam menangani tim. Selain itu, Tudor juga mengakui kondisi psikologis para pemain Tottenham sangat bervariasi di tengah tekanan hasil buruk yang terus menghantui.

Kedatangan Singkat Tudor ke Tottenham

Igor Tudor resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur pada 14 Februari 2026 silam. Manajemen Spurs merekrut pelatih berpengalaman itu untuk menggantikan Thomas Frank yang sebelumnya memegang kendali tim.

Dengan catatan pelatihan di klub-klub besar seperti Marseille dan Hellas Verona, Tudor datang dengan harapan besar. Akan tetapi, adaptasinya di Liga Primer Inggris justru menghadirkan mimpi buruk bagi The Lilywhites.

Tudor sempat menyatakan fokus utamanya adalah menjauhkan Tottenham dari zona degradasi di kompetisi domestik. Namun, performa buruk timnya justru membuat misi tersebut semakin sulit tercapai.

Baca Juga:  Prediksi Pertandingan Persahabatan Jerman vs Swiss: Susunan Pemain, Head-to-Head, dan Analisis

Pencarian Pengganti Tudor Segera Dimulai

Manajemen Tottenham Hotspur kini tengah bergerak cepat mencari pengganti Igor Tudor. Pihak klub menyatakan akan segera mengumumkan perkembangan terbaru terkait penunjukan pelatih kepala baru dalam waktu dekat.

Beberapa nama besar di dunia sepak bola Eropa dikabarkan masuk dalam radar Spurs. Manajemen klub tentunya menginginkan sosok yang mampu menyelamatkan Tottenham dari keterpurukan dan membawa stabilitas kembali.

Waktu terus berjalan, dan Tottenham Hotspur membutuhkan keputusan cepat dan tepat. Jeda waktu yang terlalu lama tanpa kepastian pelatih bisa semakin memperburuk kondisi mental para pemain serta performa tim di lapangan.

Tantangan Berat Menanti Pelatih Baru

Siapa pun yang menjadi pengganti Tudor akan mewarisi tantangan yang sangat berat. Tottenham Hotspur saat ini tengah berjuang keras untuk menghindari zona degradasi Liga Primer Inggris 2026—sesuatu yang sangat tidak biasa untuk klub sebesar Spurs.

Selain itu, kondisi psikologis para pemain yang rapuh menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Pelatih baru harus mampu membangun kembali kepercayaan diri skuad sekaligus menyusun strategi jitu untuk meraih poin sebanyak mungkin di sisa musim ini.

Para pendukung Tottenham juga menantikan perubahan signifikan. Mereka berharap manajemen kali ini tidak salah pilih lagi dalam merekrut pelatih baru yang benar-benar memahami kultur klub dan mampu membawa tim kembali bersaing di papan atas.

Pemecatan Igor Tudor setelah hanya enam pekan menjadi pengingat bahwa sepak bola modern sangat kejam terhadap hasil buruk. Tidak peduli seberapa besar reputasi seorang pelatih, performa di lapangan tetap menjadi penentu utama. Tottenham Hotspur kini berpacu dengan waktu untuk menemukan solusi terbaik dan menyelamatkan musim mereka yang semakin suram.

Salsabilla Putri

Penulis di Cikadu.id