Cikadu.id – Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menyiapkan 675 unit komputer dan 25 ruang ujian untuk melayani peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026. Panitia pusat UTBK Unpad mengumumkan kesiapan infrastruktur ini pada Kamis, 2 April 2026, menjelang pelaksanaan ujian yang akan berlangsung mulai 21 hingga 30 April 2026.
Koordinator Pelaksana Pusat UTBK Unpad 2026, Inu Isnaeni Sidiq, menegaskan bahwa kampus telah mempersiapkan kapasitas maksimal untuk mengakomodasi ribuan calon mahasiswa. Persiapan ini mengacu pada data pendaftar tahun sebelumnya yang mencapai 12 ribu orang di kampus Jatinangor.
Jadwal dan Kapasitas Ujian UTBK 2026 Unpad
Pelaksanaan UTBK 2026 di kampus Unpad akan berlangsung selama 10 hari penuh. Setiap hari, panitia mengalokasikan dua sesi ujian, yakni sesi pagi dan sesi siang.
Setiap sesi mampu menampung hingga 675 peserta ujian. Dengan demikian, kampus Unpad berpotensi melayani 1.350 peserta per hari atau sekitar 13.500 peserta selama periode ujian berlangsung.
Namun, jumlah peserta aktual bisa berbeda dari tahun sebelumnya. Hal ini terkait dengan perubahan sistem pemilihan lokasi ujian yang diterapkan tahun ini.
Perubahan Sistem Pemilihan Lokasi UTBK 2026
Tahun ini, sistem seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru menerapkan metode berbeda dalam penentuan lokasi ujian. Peserta tidak lagi bisa memilih kampus tertentu secara spesifik seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Pendaftar hanya bisa memilih kota atau kabupaten lokasi ujian,” jelas Inu Isnaeni Sidiq. Sistem kemudian secara otomatis menentukan pusat UTBK mana yang akan menjadi tempat ujian peserta.
Perubahan ini bertujuan mencegah praktik kecurangan yang kerap terjadi, seperti penggunaan joki dalam ujian. Selain itu, metode baru ini juga membantu pendistribusian peserta yang lebih merata di berbagai pusat UTBK.
Lokasi kampus Unpad sendiri masuk dalam wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Jadi, peserta yang memilih Kabupaten Sumedang berpotensi mendapatkan penempatan di pusat UTBK Unpad Jatinangor.
Dampak Perubahan Sistem terhadap Jumlah Peserta
Dengan metode baru ini, Inu memperkirakan jumlah peserta ujian di Unpad kemungkinan berkurang dari tahun lalu. Meski begitu, pihak kampus tetap memastikan daya tampung sesuai dengan kemampuan pusat UTBK yang tersedia.
“Kalau lebih, daya tampungnya tetap harus sesuai kemampuan pusat UTBK kampus,” tegasnya. Inu juga mengingatkan adanya potensi penumpukan peserta di suatu pusat UTBK tertentu berdasarkan pembagian wilayah.
Akibatnya, beberapa peserta mungkin menghadapi situasi di mana lokasi ujian mereka cukup jauh dari domisili. Namun, Inu berharap potensi tersebut tidak terjadi karena bisa merugikan peserta ujian.
Sebaran Lokasi Ruang Ujian dan Kesiapan Teknis
Panitia UTBK Unpad 2026 menyebarkan 25 ruang ujian di berbagai gedung fakultas yang ada di kampus Jatinangor. Strategi penyebaran ini memaksimalkan penggunaan fasilitas kampus yang tersedia.
Ruang-ruang tes tersebut tersebar di beberapa lokasi strategis, antara lain:
- Gedung Fakultas Kedokteran
- Gedung Fakultas Kedokteran Gigi
- Gedung Fakultas Psikologi
- Gedung Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
- Gedung Fakultas Farmasi
- Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis
- Gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
- Gedung Pusat Pelayanan Basic Science
Koordinator Monitoring dan Evaluasi Pusat UTBK Unpad 2026, Euis Tintin Yuningsih, memastikan tim akan mendampingi pelaksanaan ujian dari awal hingga akhir. “Dari awal sampai akhir kita mendampingi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Kamis, 2 April 2026.
Uji Coba dan Simulasi Sistem
Selain itu, panitia telah melakukan serangkaian uji coba untuk memastikan kesiapan teknis berjalan optimal. Uji coba tersebut mencakup beberapa aspek penting, yakni instalasi server, simulasi ujian dalam kondisi darurat atau force majeure, serta percobaan aplikasi ujian khusus untuk peserta disabilitas.
Langkah-langkah persiapan ini memastikan sistem komputer dan jaringan dapat menangani beban ujian secara simultan tanpa kendala teknis. Ternyata, persiapan matang seperti ini sangat penting mengingat UTBK melibatkan ribuan peserta dalam waktu bersamaan.
Status Pendaftaran UTBK 2026 Terkini
Pendaftaran UTBK 2026 masih berlangsung sejak dibuka pada 27 Maret hingga 7 April 2026. Peserta masih memiliki kesempatan untuk mendaftar sebelum batas waktu penutupan.
Hingga Kamis, 2 April 2026, data menunjukkan sekitar 2.200 pendaftar yang akan mengikuti ujian di kampus Unpad. Angka ini masih berpotensi bertambah karena pendaftaran belum ditutup.
Jumlah pendaftar saat ini masih jauh di bawah kapasitas maksimal yang bisa ditampung Unpad selama periode ujian. Faktanya, dengan kapasitas 1.350 peserta per hari selama 10 hari, kampus mampu melayani hingga 13.500 peserta.
Menariknya, angka pendaftar tahun ini menunjukkan tren yang berbeda dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 12 ribu orang. Perbedaan ini kemungkinan besar berkaitan dengan sistem pemilihan lokasi baru yang diterapkan tahun ini.
Antisipasi Kelancaran Pelaksanaan Ujian
Panitia pusat UTBK Unpad menempatkan kelancaran ujian sebagai prioritas utama. Berbagai langkah antisipasi telah mereka siapkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi selama pelaksanaan.
Oleh karena itu, tim monitoring dan evaluasi akan bertugas penuh sepanjang periode ujian berlangsung. Mereka akan memastikan setiap sesi ujian berjalan sesuai protokol dan menangani kendala teknis jika muncul.
Koordinasi antar fakultas yang menyediakan ruang ujian juga telah mereka matangkan. Dengan demikian, perpindahan peserta antar lokasi ujian dan pengaturan sesi dapat berlangsung lancar tanpa menimbulkan kebingungan.
Infrastruktur pendukung seperti jaringan internet, sistem kelistrikan, dan perangkat cadangan juga telah panitia siapkan. Hal ini penting mengingat ujian berbasis komputer sangat bergantung pada stabilitas sistem teknologi informasi.
Kampus Unpad menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung proses seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru. Dengan kesiapan 675 komputer dan 25 ruang ujian, Unpad membuktikan diri sebagai salah satu pusat UTBK yang memiliki kapasitas dan infrastruktur memadai di Jawa Barat. Perubahan sistem pemilihan lokasi tahun ini memang membawa dinamika baru, namun panitia optimis dapat menjalankan ujian dengan lancar dan adil bagi seluruh peserta yang mengikuti UTBK 2026.
